Warga Sipangkur Tuntut PT SAK Kembalikan Lahan Yang Digusur

Dharmasraya, Minangterkini-- Puluhan warga Nagari Sipangkur, Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (28/7), mendatangi kantor camat...





Dharmasraya, Minangterkini-- Puluhan warga Nagari Sipangkur, Kecamatan Tiumang, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (28/7), mendatangi kantor camat Tiumang untuk meminta camat memfasilitasi warga bertemu dengan pimpinan PT SAK atas tuntutan warga agar PT SAK mengembalikan lahan produktif yang masuk dalam HGU PT SAK. 

"Sesuai dengan hasil musyawarah ninik mamak, tokoh masyarakat dengan pemerintah Sawahlunto Sijunjung saat itu, yang juga dihadiri oleh PT SAK pada tahun 1990 lalu, dimana lahan HGU yang sudah diproduksi oleh masyarakat yakni membangun kebun karet tidak masuk dalam lahan PIR, " ungkap Warga Sipangkur Iskandar (52) yang didampingi, Mukhtar, Sokremisa dan Amirudin. 

Kata Iskandar, kesepakatan itu dibuat secara bersama sama dan ditanda tangani oleh Bupati Sawahlunto Sijunjung, forkopimda, ninik mamak dan juga langsung ditandatangani oleh pimpinan perusahaan dikala itu. 

"Pimpinan PT SAK dikala itu pak Zainal Arifin, beliau masih hidup dan bisa jadi saksi, " jelasnya. 

Kata Iskandar, masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Kebun Karet Tergusur (KKTER) masyarakat Nagari Sipangkur meminta kepada camat Tiumang, untuk memfasilitasi masyarakat bertemu dengan pimpinan PT SAK dan perusahaan mengembalikan lahan warga yang telah digusur. 

"Permintaan kita hanya sesuai kesepakatan pada tahun 1990 lalu, kami minta lahan kebun kami yang sudah digarap jadi kebun karet dikembalikan kepada kami. Bertahun tahun sudah lamanya, hingga saat ini tak ada itikad baik dari perusahaan. Untuk itu kami tadi beramai ramai mendatangi kantor camat Tiumang, untuk pak camat mencarikan solusi terhadap persoalan warga kami ini, " tegasnya. 

Senada dengan Iskandar, Mukhtar yang sebagai saksi mata pada masa itu dan juga pemilik kebun yang digusur, menceritakan bahwa dirinya sebagai salah satu korban brutalnya pihak keamanan dari PT SAK. 

"Kami hanya mempertahankan kebun kami yang sudah kami tanami, apalagi kebun kami itu sebagai salah satu mata pencarian kami dalam menghidupi keluarga kami. Saya sampai dipukul oleh aparat keamanan PT SAK saat itu, " jelasnya. 

Kata Mukhtar, untuk menindaklanjuti agar tidak terjadi bentrok antar perusahaan dan warga, maka pemerintah saat itu memfasilitasi pertemuan dan dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa poin diantaranya bahwa lahan yang sudah jadi kebun karet untuk ditinggalkan dan tidak masuk dalam program PIR. 

"Kenyataannya hingga saat ini, kesepakatan itu tidak dijalankan oleh pihak perusahaan. Makanya kami saat ini melakukan gerakan untuk menuntut kembali perusahaan, untuk mengembalikan lahan kebun karet kami yang telah digusur. Penuhi kesepakatan kita bersama dulu, "tegasnya.

Terpisah Camat Tiumang Arwenta saat dikonfirmasi diruangan kerjanya membenarkan adanya aksi dari warga Nagari Sipangkur yang meminta pemerintah kecamatan melakukan mediasi antara warga dan perusahaan. 

" Aksi warga langsung kita tindaklanjuti, hari ini saya langsung turun ke PT SAK dan menyurati PT SAK untuk segera melakukan pertemuan dengan warga. Kami berikan waktu dalam tiga hari ini, "ungkap Arwenta. 


KTU PT SAK, Ilham Anwari membenarkan adanya surat dari Camat Tiumang yang berisikan tuntutan warga Nagari Sipangkur yang meminta dikembalikannya kebun karet mereka yang tergusur oleh PT SAK. 

"Iya, tadi Camat bersama warga memberikan surat kepada kita. Di lapangan pimpinan (Deka Yulisman) meminta agar kita membalas surat dari camat ini. Kemungkinan besok surat balasannya akan diantar ke kantor camat Tiumang," ujar Ilham 

Saat ditanya apakah ada upaya mediasi dan pihak PT SAK siap untuk bertemu dengan warga Sipangkur, Ilham menyebutkan bukan pimpinan tidak mau untuk bertemu, namun penyelesaiannya bisa ke melalui persidangan atau ke ranah hukum. 

"Kalau untuk bertemu (dengan masyarakat) pimpinan kita bukan tidak mau, cuma untuk penyelesaiannya ya bisa jadi melalui persidangan atau meja hijau (pengadilan), " ujarnya

Terkait tuntutan warga ini, lanjutnya bukan ranah dirinya untuk menjelaskan, yang berhak menjawab dan menjelaskan itu ialah pimpinan PT SAK. 

"Itu ranahnya pimpinan pak, sekarang pak Deka lagi ada urusan di lapangan, bersama Kapolsek dan Babinsa juga pak. Saya hanya bisa menyampaikan pesan ke pimpinan, mau bertemu kita jadwalkan," ujarnya

Sementara itu, Pimpinan PT SAK, Deka Yulisman yang baru saja sampai di Kantor PT SAK langsung kabur menaiki mobilnya setelah melihat sejumlah wartawan yang mencoba meminta keterangannya. 

Menanggapi hal tersebut, KTU PT SAK, Ilham menyebutkan bahwa pimpinan sedang terburu-buru karena dipanggil Kapolres Dharmasraya. 

"Pak Deka buru2 ditunggu Kapolres Dharmasraya memberikan keterangan disana pak, " pungkasnya 

Terpisah, Kapolres Dharmasraya, AKBP Anggun Cahyono saat dikonfirmasi awak media Kamis (29/7) perihal dipanggilnya pimpinan PT SAK olehnya, Ia menyebutkan bahwa ia sedang berada di Padang dan akan melakukan pengecekan. 

"Saya ada kegiatan di Padang. Saya cek dulu, " ujar Kapolres singkat.(tim)

COMMENTS

Nama

Aceh,2,adventure,14,Agam,250,Agama,23,Ambon,2,Andalas,16,Bali,3,Bandung,1,Bank,2,Batu Alam,15,Batusangkar,4,bekasi,2,Bireun,1,Bogor,2,Budaya,6,Bukitinggi,141,Bukittinggi,552,Buku,7,Celoteh Tanpa Suara,5,Cilegon,2,Cirebon,1,dh,1,Dharmasraya,1193,dharmasrays,1,Entertainment,17,Features,5,Gaya Hidup,4,Gowa,1,Hukrim,201,Hukum,23,i,1,Internasional,27,Jakarta,103,jambi,1,Jayapura,1,Jogjakarta,2,Kediri,1,Kesehatan,54,Kesenian,10,Komputer,1,Kuansing,1,Kuliner Khas Daerah,19,Laka,2,Langsa,1,Lima Puluh Kota,506,Limapuluh Kota,146,Magelang,2,Makasar,1,Malang,4,Maluku,1,Medan,2,Mentawai,1,Minahasa,1,Musik,2,Nasional,394,OlahRaga,171,Opini,7,Ormas,2,Otomotif,5,Padang,168,Padang Panjang,9,palembang,1,Pangandaran,1,Pangkalan,3,Pariaman,5,Pariwara,2,pariwisata,72,Pasaman,10,Payakumbuh,708,Pekanbaru,9,Pemerintahan,179,Pendidikan,51,Perdagangan,1,Perhubungan,2,perikanan,4,Peristiwa,114,Perkebunan,1,pertanian,10,Pesisir Selatan,4,Peternakan,2,Pidie Jaya,1,Politik,107,Puisi,11,Pulau Punjung,1,Riau,18,Salattiga,1,Sastra,2,Sawah Lunto,1,Sejarah,1,Semarang,3,sepak bola,7,Serpong,1,Sidoarjo,1,Sigli,1,Sijunjung,9,Solo,3,Solok,6,Solok Selatan,3,spesial,5,Sukoharjo,1,Sulsel,1,Sulwesi Utara,1,Sumatera Utara,1,Sungai Dareh,1,Tanahdatar,232,Telekomunikasi,3,Ternate,1,Timika,1,tourdeborneo,12,Tradisional,5,video,1,
ltr
item
Minang Terkini: Warga Sipangkur Tuntut PT SAK Kembalikan Lahan Yang Digusur
Warga Sipangkur Tuntut PT SAK Kembalikan Lahan Yang Digusur
https://lh3.googleusercontent.com/-KyiatiLjONQ/YQJXxh7DAOI/AAAAAAAAWJw/yyhwK0aM-UAQQg9lBZYx8Jze-A2RCBQEACLcBGAsYHQ/s1600/1627543474370116-0.png
https://lh3.googleusercontent.com/-KyiatiLjONQ/YQJXxh7DAOI/AAAAAAAAWJw/yyhwK0aM-UAQQg9lBZYx8Jze-A2RCBQEACLcBGAsYHQ/s72-c/1627543474370116-0.png
Minang Terkini
https://www.minang-terkini.com/2021/07/warga-sipangkur-tuntut-pt-sak.html
https://www.minang-terkini.com/
http://www.minang-terkini.com/
http://www.minang-terkini.com/2021/07/warga-sipangkur-tuntut-pt-sak.html
true
3157616659023511825
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy