Nasional

Jumat, 24 Agustus 2018

Landasan Pemikiran dari Visi & menjadi Perjuangan Donny Andri Magek Piliang

Menggiatkan aktifitas 'surau' sebagai wadah penggemblengan aqidah ummat utk menghidupkan eksistensi Tuhan (Allah, Swt) dalam diri setiap individu dan generasi tanpa mengabaikan azas toleransi, kebersamaan & SARA;

Keimanan adalah suatu terminologi akan kepribadian dalam mengewejantahkan nilai ketauhidan dalam diri setiap insan dan sekaligus alat pengikat dan pengontrol dalam menjaga keseimbangan duniawi dan ukhrawi, termasuk di dalamnya menjaga keseimbangan ekosistem sebagai anugerah Lillahirabbal 'alamiin untuk sepanjang masa dan untuk setiap generasi sampai akhir zaman nanti; 

Legislatif sbg wadah perwakilan rakyat yg harus peka terhadap keluh kesah rakyat sdh seharusnya meneguhkan iman atas sgl godaan yg akab menciderai kinerjanya;

Kemiskinan dan ketidakadilan adalah awal/sumber kekufuran yg sdh seharusnya dipangkas dg mendorong para eksekutif Prov. Sumbar membuat terobosan berbagai program pemberdayaan sumber perekonomian rakyat utk kemakmuran sesuai sila kedua dan kelima Pancasila.

Sumatera Barat yg basis kehidupan ekinominya pertanian sudah seharusnya Pemprov. Sumbar tidak memperdulikan kehidupan petani & produksi taninya. Maka pemberdayaan petani sdh seharusnya dilakukan. Bersama pihak eksekutif harus melahirkan Perda Prov. Sumbar sebagai turunan dari Undang Undang RI No. 19/2013 tentang Perlindungan & Pemberdayaan Petani sbg landasan hukum perumusan program, pelaksanaan program, penganggaran dan pengawasan serta follow up;
Visi LIMA Donny Andri Magek Piliang:

L ima waktu sehari semalam jng lupakan;
I man di dada semakin diteguhkan;
M asyarakat makmur berkeadilan mari wujudkan
A sah, a sih, a suh ayomi sda/sdm.

Jangan lupa pilih Donny Andri Magek Piliang Nomor Urut 5 (lima) Partai HANURA Caleg DPRD Provinsi Sumatera Barat (Dapail Kab. AGAM & Kota BUKITTINGGI)

Asah, asih, dan asuh merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Seorang pemimpin tidak bisa hanya memiliki salah satunya. Ketika hanya memiliki salah satunya, tujuan yang ingin dicapai pasti akan sulit. Maka dari itu, sangat penting seorang pemimpin memiliki sifat asah, asih, dan asuh untuk mencapai tujuan bersama suatu organisasi atau suatu kelompok. Menjadi pemimpin itu tidak harus mengedepankan arogansi atau memimpin dengan berkata kasar. Karena sebenarnya memimpin itu adalah mendidik, menasehati, dan menyentuh hati. Dan sebelum dapat mencapai sorang pemimpin yang memiliki sifat asah, asih, dan asuh, ada baiknya seorang pemimpin mampu untuk memimpin dirinya sendiri terlebih dahulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar