Nasional

Sabtu, 23 Desember 2017

Lima tokoh mendapat penghargaan dalam hari jadi kota Bukittinggi


Momen Hari jadi Kota (HJK) ke 233 pada jum’at (22/12/2017),yang dilaksanakan di balai sidang bung hatta memberikan kenangan tersendiri bagi lima tokoh yang berjasa di Kota Bukittinggi, setelah menerima penghargaan dari Pemerintah Kota.


Wali Kota Bukittinggi M. Ramlan Nurmatias mengatakan, lima tokoh itu diberikan penghargaan atas jasanya kepada Bukittinggi, masing-masingnya Syekh Muhammad Jamil Jambek, Sutan Gigi Ameh, Djasminar Husein, Achmad Karim, dan Muhammad Rasyid Manggis Datoek Radjo Panghoeloe.


“Kelima tokoh itu telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan kota Bukittinggi, seperti Syekh Muhammad Jamil Jambek ulama yang jauh-jauh menuntut ilmu agama yang kemudian lebih mengabdi di kampung halamannya sembari berbagi ilmu yang ia dapat, dan Sutan Gigi Ameh arsitek yang memprakarsai dibangunnya Jam Gadang,” jelasnya.


Sementara itu Djasminar Husein, polwan pertama di Indonesia yang berasal dari Bukittinggi, Achmad Karim pemuda Bukittinggi yang tewas memeperjuangkan Tiga Tuntutan Rakyat (Tri Tura) di Bukittinggi, serta Muhammad Rasyid Manggis Datoek Radjo Panghoeloe yang telah menghasilkan banyak karya. 


M. Ramlan Nurmatias menambahkan, penghargaan yang diberikan ini mungkin tidak sebanding dengan perjuangan tokoh-tokoh itu yang telah membawa Bukittinggi menjadi kota berada dan menghasilkan tokoh-tokoh yang cendikiawan. 


“Penghargaan ini diberikan kepada sanak saudara yang bersangkutan sebagai ucapan terima kasih Pemko Bukittinggi yang tidak terhingga, atas jasa mereka di masa lampau, maka dari itu pihak keluarga berhak menerima penghargaan itu,” ulasnya. (Rudi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar